Telkom Ganti Direktur Utama, Nanang Hendarno Resmi Gantikan Dian Siswarini

Uncategorized

JATENG INSIDER, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi melakukan perubahan jajaran direksi. Nanang Hendarno ditunjuk sebagai Direktur Utama Telkom menggantikan Dian Siswarini melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu, 30 September 2026.

Perubahan pucuk pimpinan tersebut menjadi bagian dari perombakan jajaran Direksi dan Dewan Komisaris Telkom yang diputuskan dalam RUPSLB. Sebelum dipercaya menjadi Direktur Utama, Nanang Hendarno menjabat sebagai Direktur Network Telkom.

Nanang memiliki rekam jejak panjang di sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital. Ia pernah menjabat sebagai Chief Executive Officer PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia pada 2022 hingga 2025. Sebelumnya, Nanang menjadi Chief of Technology PT Telekomunikasi Indonesia International pada 2016 hingga 2022 serta EGM Divisi Service Operation Telkom pada 2015 hingga 2016.

Dari sisi pendidikan, Nanang merupakan lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 1991. Ia kemudian meraih gelar Master of Space System Engineering dari Delft University of Technology, Belanda, pada 1997.

Sementara itu, Dian Siswarini sebelumnya ditunjuk sebagai Direktur Utama Telkom dalam RUPST pada 27 Mei 2025. Dian menggantikan Ririek Adriansyah yang telah memimpin Telkom sejak 2019. Sebelum bergabung dengan Telkom, Dian dikenal memiliki pengalaman panjang di industri telekomunikasi, termasuk menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO PT XL Axiata Tbk.

Selain posisi Direktur Utama, RUPSLB juga menetapkan sejumlah perubahan pada jajaran direksi. Posisi Direktur Network yang sebelumnya ditempati Nanang Hendarno kini dipercayakan kepada Budi Satria Dharma Purba. Kharim I. G. Siregar ditunjuk menjadi Direktur IT Digital, sementara Radita Ali Putra mengisi posisi Direktur Wholesale & International Service.

Dengan keputusan tersebut, susunan Direksi Telkom terbaru terdiri atas Nanang Hendarno sebagai Direktur Utama, Veranita Yosephine sebagai Direktur Enterprise & Business Service, Willy Saelan sebagai Direktur Human Capital Management, Arthur Angelo Syailendra sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Budi Satria Dharma Purba sebagai Direktur Network.

Kemudian, Seno Soemadji menjabat Direktur Strategic Business Development & Portfolio, Kharim I. G. Siregar sebagai Direktur IT Digital, Radita Ali Putra sebagai Direktur Wholesale & International Service, serta Andy Kelana sebagai Direktur Legal & Compliance.

RUPSLB Telkom pada hari yang sama juga membahas aksi korporasi berupa pemisahan sebagian segmen usaha Wholesale Fiber Connectivity tahap kedua kepada PT Telkom Infrastruktur Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi transformasi Telkom untuk membangun pengelolaan infrastruktur telekomunikasi yang lebih fokus, efisien, dan transparan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *