Fokuskan Mobilitas Antar-Venue, Disdikpora Kebumen Klarifikasi Penggunaan Bus Sedang Atlet Popda Jateng 2026

Uncategorized

KEBUMEN – Pemberangkatan kontingen Kabupaten Kebumen menuju ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Tingkat Jawa Tengah 2026 di Semarang menuai perhatian publik. Penggunaan armada bus sedang (engkel) untuk mengangkut para atlet pelajar memicu sorotan dan keberatan dari sejumlah wali atlet terkait faktor kenyamanan dan kesiapan fisik jelang kompetisi.

Sorotan tersebut mencuat usai dokumentasi keberangkatan beredar luas di media sosial. Sejumlah pihak menilai fasilitas transportasi yang digunakan kurang optimal untuk perjalanan antarkota dengan jarak tempuh yang relatif jauh, serta dikhawatirkan dapat memicu kelelahan fisik atlet sebelum berlaga di arena pertandingan.

Salah seorang wali atlet, Wempy Setyabudi, menyuarakan keprihatinannya atas keputusan penyediaan armada tersebut. Ia mengkhawatirkan kondisi fisik para atlet yang membutuhkan kebugaran prima dapat terganggu akibat perjalanan yang kurang nyaman. Menindaklanjuti kekhawatiran tersebut, sejumlah orang tua atlet, khususnya pada cabang olahraga judo, berinisiatif secara mandiri menyewa kendaraan roda empat berkapasitas besar (Hiace) selama tiga hari pelaksanaan kompetisi demi menjamin kenyamanan anak-anak mereka.

Merespons polemik tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen memberikan klarifikasi resmi. Pihak dinas menjelaskan bahwa pemilihan armada bus sedang telah melalui pertimbangan teknis operasional. Armada tersebut dinilai lebih fleksibel dan memudahkan manuver mobilitas kontingen saat mengantarkan para atlet menuju 14 venue pertandingan yang tersebar di berbagai titik wilayah Kota Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *