Semarang – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus dijadikan momentum untuk memperkuat kualitas pengasuhan dan pendidikan anak secara menyeluruh.
Hal tersebut disampaikan Sumarno di Semarang, Sabtu, sebagaimana dikutip dari Antara.
Menurutnya, Hari Anak Nasional menjadi saat yang tepat bagi orang tua, pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan untuk kembali mengingat tanggung jawab bersama dalam mendidik anak secara utuh.
Sumarno menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mencakup pembentukan karakter anak. Ia menilai pendidikan formal perlu diimbangi dengan pendidikan karakter agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan memiliki nilai-nilai kebangsaan.
Ia juga menyoroti peran penting keluarga dalam membangun karakter anak sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan tidak hanya terbatas pada lembaga formal, tetapi juga bagaimana keluarga mampu membentuk karakter anak secara komprehensif.
Selain itu, Sumarno mengingatkan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi awal. Kualitas pendidikan di jenjang PAUD, katanya, akan sangat menentukan keberhasilan anak pada jenjang pendidikan selanjutnya.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, guru, dan orang tua agar anak memperoleh fondasi pendidikan yang kokoh. Dengan pembelajaran yang tepat sejak usia dini, anak diharapkan memiliki kesiapan belajar, karakter yang baik, serta kemampuan sosial dan emosional yang memadai sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
(Sumber: Antara)
